Beranda
Berita

Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: Special Skill Building Warnai LDKSM MTsN 1 Tana Toraja 2026

LDKSM MTsN 1 Tana Toraja 2026 Hadirkan Special Skill Building Untuk Peserta

Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: Special Skill Building Warnai LDKSM MTsN 1 Tana Toraja 2026
Althafunnisa
Bagikan berita

TANA TORAJA — Ada yang berbeda dalam rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa Madrasah (LDKSM) MTsN 1 Tana Toraja 2026. Di tengah berbagai materi kepemimpinan dan pembentukan karakter, peserta mendapat pengalaman belajar yang lebih praktis melalui sesi “Special Skill Building: Teknik Dasar Pemotongan Rambut dan Pengembangan Wirausaha Barbershop”. Materi ini menghadirkan Ferdiyanto, owner Wolio Barbershop, sebagai pemateri yang berbagi keterampilan sekaligus pengalaman kewirausahaan kepada para peserta.

Kehadiran Special Skill Building memberi warna tersendiri dalam pelaksanaan LDKSM yang berlangsung pada 25–27 September 2026. Jika kepemimpinan selama ini kerap dipahami melalui kemampuan berbicara, mengorganisasi, dan mengambil keputusan, sesi ini mengajak peserta melihat kepemimpinan dari sisi yang lebih luas. Kemauan belajar, keberanian mencoba, ketekunan mengembangkan keterampilan, serta kemampuan melihat peluang juga merupakan bagian penting dalam membangun kemandirian dan karakter seorang pemimpin.

Dalam sesi tersebut, Ferdiyanto memperkenalkan teknik dasar pemotongan rambut sebagai salah satu keterampilan yang dapat dipelajari dan terus dikembangkan. Peserta memperoleh gambaran mengenai pentingnya ketelitian, penggunaan keterampilan secara tepat, kerapian, serta proses belajar yang membutuhkan kesabaran dan latihan. Materi disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga keterampilan yang diperkenalkan tidak terasa sebagai sesuatu yang jauh dari dunia peserta didik.

Menariknya, pembelajaran tidak berhenti pada aspek teknis pemotongan rambut. Peserta juga diperkenalkan pada bagaimana sebuah keterampilan dapat berkembang menjadi peluang usaha. Melalui pengalaman Ferdiyanto membangun dan menjalankan Wolio Barbershop, peserta mendapatkan perspektif bahwa kemampuan yang diasah secara serius dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus membuka jalan menuju kemandirian. Dari keterampilan sederhana, dapat tumbuh kreativitas, pelayanan, inovasi, hingga keberanian membangun sebuah usaha.

Pembahasan tentang pengembangan wirausaha barbershop juga menjadi ruang bagi peserta untuk memahami bahwa sebuah usaha tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis. Di dalamnya terdapat proses membangun kepercayaan pelanggan, menjaga kualitas pelayanan, mengembangkan komunikasi yang baik, mengelola waktu, menjaga konsistensi, serta terus beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Nilai-nilai tersebut sekaligus memiliki keterkaitan yang kuat dengan karakter kepemimpinan yang sedang dibangun melalui LDKSM.

Bagi para peserta, Special Skill Building membuka cara pandang bahwa setiap orang dapat memiliki potensi yang berbeda. Potensi tersebut mungkin tidak selalu ditemukan hanya melalui pembelajaran akademik di dalam kelas. Ada kemampuan yang tumbuh melalui pengalaman, latihan, keberanian mencoba, bahkan dari hal-hal sederhana yang awalnya dilakukan karena ketertarikan. Ketika potensi itu ditemukan dan dikembangkan dengan sungguh-sungguh, keterampilan dapat menjadi bekal yang bernilai untuk masa depan.

Sesi ini sekaligus membawa pesan penting tentang kewirausahaan sejak usia muda. Peserta tidak diarahkan sekadar untuk membayangkan keuntungan dari sebuah usaha, tetapi memahami proses di baliknya. Wirausaha membutuhkan keberanian memulai, kemampuan membaca peluang, kedisiplinan, kreativitas, ketekunan menghadapi tantangan, serta kemauan untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan pemahaman tersebut, jiwa kewirausahaan ditempatkan sebagai bagian dari pembentukan karakter mandiri dan produktif.

Kehadiran materi keterampilan praktis dalam LDKSM juga mempertegas bahwa pendidikan kepemimpinan dapat dikembangkan melalui pengalaman yang beragam. Seorang pemimpin bukan hanya seseorang yang mampu berdiri di depan dan mengarahkan orang lain. Kepemimpinan juga tumbuh ketika seseorang mampu mengelola dirinya, mengembangkan kemampuan, bekerja dengan disiplin, menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, serta berani mengambil inisiatif untuk menciptakan peluang.

Special Skill Building menjadi bagian yang selaras dengan semangat LDKSM MTsN 1 Tana Toraja 2026, yakni “Menyalakan Nyali, Menggali Potensi, Menumbuhkan Jiwa Pemimpin”. Melalui materi ini, keberanian tidak hanya diwujudkan dengan tampil dan berbicara, tetapi juga dengan mencoba keterampilan baru. Potensi tidak hanya dikenali, tetapi mulai diarahkan agar dapat dikembangkan. Sementara kepemimpinan diperkenalkan sebagai kemampuan untuk bertumbuh, mandiri, kreatif, dan memberikan nilai bagi lingkungan sekitar.

Melalui “Special Skill Building: Teknik Dasar Pemotongan Rambut dan Pengembangan Wirausaha Barbershop”, LDKSM MTsN 1 Tana Toraja 2026 menghadirkan pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas. Dari teknik memegang alat dan memahami dasar sebuah keterampilan, peserta dibawa menuju pemahaman yang lebih besar tentang kerja keras, kreativitas, pelayanan, dan keberanian membangun peluang. Sebab, keterampilan yang diasah hari ini dapat menjadi kemandirian di kemudian hari, dan dari keberanian untuk memulai itulah jiwa seorang pemimpin dapat terus bertumbuh.

A
PenulisAdministrator

Redaksi Tinta.com, media publikasi resmi MTsN 1 Tana Toraja.

Berita ini bermanfaat?